Kaum Dhuafa sendiri adalah disebut juga Orang yang kurang mampu (Orang Miskin / anak yatim piatu) yaitu, kaum yang kurang mampu dari segi ekonomi maupun dari segi fisik. Keimanan adalah motor penggerak manusia untuk mengendalikan semua gerak dan tingkah manusia dalam QS. Al-Anfal (8): 2-4. Keimanan yang berintikan kalimat tauhid, bukanlah kata-kata dan janji-janji yang tanpa makna, tanpa adanya konsekwensi apapun. Akan tetapi, kalimat ini merupakan pintu masuk kedalam bangunan islam yang kemudian membedakan antara muslim dengan non muslim (gairu muslim).
Imam yang sudah merasuk kedalam jiwa yang mendalam diwujudakan dalam semua aspek kehidupan seperti aspek sosial, sebab manusia disamping sebagai makhluk individu, juga merupakan makhluk sosial. Semua harta yang dimiliki oleh seseorang merupakan hasil kerja dengan orang lain, bukan "bersih" dari hasil usahanya sendirian. Oleh karena itu, islam mengajarkan agar peduli terhadap kaum lemah (dhu'afa). Dengan demikian akan terbentuk masyarakat yang sejahtera. Sesuai QS. Al-Hasyr (59): dan Az-Zuhruf (43): 32.
Foto di atas adalah anak yang suka memulung di komplek kami cibereum permai 1, mereka putus sekolah karena tidak adanya biaya untuk mereka bersekolah di tambah mereka sudah tidak memiliki siapa-siapa selain dirinya sendiri, "buka hati buka mata" jika bukan kita yang membantu ya siapa lagi??? lebih dari 1000 anak di sukabumi nasibnya sama seperti mereka, ayo ulurkan tangan kita untuk mereka agar masa depan mereka cerah, kalau bukan kita yang membantu yaaa siapa lagi?
jika mata dan hati sudah terbuka, jika anda ini ingin membantu mereka bisa melalui rekening kita :
BSM : 123-45-7777-4
BRI : 0092-01-06627-53-4
BJB : 0059002491100
Besar kecilnya tunai yang anda berikan itu sangat berharga bagi Mereka yang Membutuhkan, Semoga Bermanfaat.
Sumber Dari : i-ricxie


0 komentar:
Posting Komentar